Berapa bulan bayi bisa mendengar dalam kandungan?

13 bilangan lihat
Bayi dalam kandungan mula menunjukkan respons terhadap bunyi seawal usia 16 minggu, tetapi pendengaran sebenar berkembang sepenuhnya sekitar 24-25 minggu kehamilan. Pada usia ini, struktur telinga dalam telah cukup matang untuk memproses bunyi, membolehkan bayi mendengar suara ibu, degupan jantung, dan bunyi dari luar rahim. Walaupun begitu, bunyi yang didengar mungkin agak teredam dan berfrekuensi rendah.
Maklum Balas 0 bilangan suka

Bayi Boleh Dengar dari Dalam Rahim Seawal 16 Minggu

Pendengaran adalah salah satu deria yang pertama kali berkembang pada bayi dalam kandungan. Bayi mula menunjukkan respons terhadap bunyi seawal usia 16 minggu, walaupun pendengaran sebenar tidak berkembang sepenuhnya sehingga sekitar 24-25 minggu kehamilan.

Perkembangan Pendengaran Dalam Kandungan

Proses perkembangan pendengaran dalam kandungan dapat dibahagikan menjadi beberapa tahap:

  • Minggu ke-16: Pada tahap ini, telinga luar dan tengah bayi telah terbentuk, dan tulang-tulang kecil di telinga tengah mula bergerak sebagai respons terhadap getaran. Bayi dapat mendengar bunyi-bunyi yang nyaring, seperti suara ibu berbicara atau musik yang kencang.
  • Minggu ke-20: Saluran telinga bagian dalam mulai berkembang, dan bayi dapat mendengar bunyi-bunyi dengan frekuensi yang lebih tinggi. Bayi mungkin mulai mengenali suara ibu dan membedakannya dari suara-suara lain.
  • Minggu ke-24-25: Struktur telinga bagian dalam telah cukup matang untuk memproses bunyi, dan bayi dapat mendengar berbagai macam suara, termasuk suara ibu, detak jantung, dan suara dari luar rahim.
  • Minggu ke-28: Pendengaran bayi terus berkembang, dan bayi dapat membedakan antara nada dan irama yang berbeda. Bayi mungkin juga merespons musik atau suara-suara yang menenangkan.

Apa yang Didengar Bayi dalam Rahim?

Bunyi yang didengar bayi dalam rahim agak teredam dan berfrekuensi rendah. Bunyi-bunyi yang paling umum didengar bayi adalah:

  • Suara ibu, termasuk suara berbicara, bernyanyi, dan tertawa
  • Detak jantung ibu
  • Suara organ-organ tubuh lain, seperti perut dan usus
  • Suara dari luar rahim, seperti musik, suara lalu lintas, dan percakapan

Manfaat Pendengaran Pranatal

Pendengaran pranatal memainkan peran penting dalam perkembangan bayi:

  • Memperkuat ikatan dengan ibu: Mendengar suara ibu dapat membantu bayi merasa aman dan terhubung dengannya.
  • Mengurangi stres: Musik dan suara-suara yang menenangkan dapat membantu menenangkan bayi dan mengurangi stresnya.
  • Mengembangkan kemampuan bahasa: Mendengar bunyi bahasa dapat membantu bayi mengembangkan kemampuan bahasanya di kemudian hari.
  • Melatih memori: Bayi mungkin mulai mengenali dan mengingat suara-suara tertentu, seperti suara ibu atau lagu tertentu.

Tips untuk Merangsang Pendengaran Bayi dalam Rahim

Ibu dapat merangsang pendengaran bayinya dalam kandungan dengan cara-cara berikut:

  • Berbicara dan bernyanyi dengan bayi secara teratur
  • Memutar musik lembut atau suara-suara yang menenangkan
  • Membaca buku keras-keras kepada bayi